Jawaban UAS Ekonomi Manajerial
Ekonomi
Manajerial UAS
Jawaban Ekonomi Manajerial
Nama : Khrisnanda Putra Wahyu Ramadhan
NIM : 01221087
Prodi : Manajemen A01/Semester 03
Dosen Pengampu: Iga Aju Nitya Dharmani, S.ST., S.E., M.M
1. Jawab :
Q1 = 120 - 10P1 =>
P1 = 12 - 0,1 Q1
Q2 = 120 - 20P2 =>
P2 = 6 - 0,05 Q2
|
TR = P.Q |
=> |
TR1 = P1. Q1 = (12 - 0,1 Q1)(
Q1) =12 Q1 - 0,1Q2 |
|
|
|
|
|
|
=> |
TR2 = P1. Q1 = (6 - 0,05 Q2)(
Q2) = 6 Q2 - 0,05Q2 |
|
TC |
= |
90 + 2(Q1 + Q2) |
||
|
Π |
= = = |
TR1 + TR2 - TC (12 Q1 - 0,1Q2)
+ (6 Q2 - 0,05Q2) -
(90 + 2(Q1 + Q2)) 12 Q1 - 0,1Q2
+ 6 Q2 - 0,05Q2 -
90 - 2Q1 - 2Q2 |
||
|
|
|
|
||
|
dΠ/dQ1 |
= |
12 - 0,2Q1
- 2 =0 |
||
|
0,2Q1 Q1 |
= = = |
12 - 2 10/0,2 50 |
||
|
dΠ/dQ2 |
= |
6 - 0,1Q2
- 2 =0 |
||
|
0,1Q2 Q1 |
= = = |
6 - 2 4/0,1 40 |
||
|
d2Π1/dQ1 d2Π2/dQ2 |
= = |
- 0,2 < 0, max - 0,1 < 0, max |
||
|
Perusahaan menjual pada Q1 =
50 dan Q2 = 40 |
||||
|
P1 |
= = = = |
12 - 0,1 Q1 =>
Q1 =
50 12 - 0,1(50) 12 - 5 7 |
||
|
P2 |
= = = = |
6 - 0,05 Q2 =>
Q1 =
40 6 - 0,05(40) 6 - 2 4 |
||
|
Π |
= = = |
12 Q1 - 0,1Q12
+ 6 Q2 - 0,05Q22 -
90 - 2Q1 - 2Q2 12(50) - 0,1(50)2 + 6(40) - 0,05(40)2 -
90 - 2(50) - 2(40) 240 |
||
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 7
dan P2 = 4
Keuntungan : 240
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
|
Q |
= |
Q1 + Q2 |
|
||||
|
Q Q P |
= = = |
120 - 10P + 120 - 120P 240 - 30P 8 - 0,0333Q |
|
||||
|
TR |
= = = |
P*Q (8 - 0,333Q)(Q) 8Q - 0,0333Q2 |
|
||||
|
Π |
= = = |
TR - TC 8Q - 0,0333Q2
- (90 + 2Q) 8Q - 0,0333Q2
- 90 - 2Q |
|
||||
|
dΠ/dQ 0,0667Q Q |
= = = = |
8 - 0,0666Q - 2 6 6/0,0667 89,96 = 90 |
|
||||
|
d2Π/dQ |
= |
- 0,0667<0 => max |
|
||||
|
Qmax pada saat Q = 90 |
|
||||||
|
P |
= = = |
8 - 0,0333Q 8 - 0,0333(90) 5 |
|||||
|
Π |
= = = = |
8Q - 0,0333Q2
- 90 - 2Q 8(90) - 0,0333(90) 2 - 90 - 2(90) 720 - 269,73 - 90 - 180 180 |
|||||
2. Jawab :
Q1 = 120 - 10P1 =>
P1 = 12 - 0,1 Q1
Q2 = 120 - 20P2 =>
P2 = 6 - 0,05 Q2
|
TR = P.Q |
=> |
TR1 = P1. Q1 = (12 - 0,1 Q1)(
Q1) =12 Q1 - 0,1Q2 |
|
|
|
|
|
|
=> |
TR2 = P1. Q1 = (6 - 0,05 Q2)(
Q2) = 6 Q2 - 0,05Q2 |
|
TC |
= |
90 + 4(Q1 + Q2) |
||
|
Π |
= = = |
TR1 + TR2 - TC (12 Q1 - 0,1Q2)
+ (6 Q2 - 0,05Q2) -
(90 + 4(Q1 + Q2)) 12 Q1 - 0,1Q2
+ 6 Q2 - 0,05Q2 -
90 - 4Q1 - 4Q2 |
||
|
|
|
|
||
|
dΠ/dQ1 |
= |
12 - 0,2Q1 - 4
=0 |
||
|
0,2Q1 Q1 |
= = = |
12 - 4 8/0,2 40 |
||
|
dΠ/dQ2 |
= |
6 - 0,1Q2 - 4
=0 |
||
|
0,1Q2 Q1 |
= = = |
6 - 4 2/0,1 20 |
||
|
d2Π1/dQ1 d2Π2/dQ2 |
= = |
- 0,2 < 0, max - 0,1 < 0, max |
||
|
Perusahaan menjual pada Q1 =
40 dan Q2 = 20 |
||||
|
P1 |
= = = = |
12 - 0,1 Q1 =>
Q1 =
40 12 - 0,1(40) 12 - 4 8 |
||
|
P2 |
= = = = |
6 - 0,05 Q2 =>
Q2 =
20 6 - 0,05(20) 6 - 1 5 |
||
|
Π |
= = = |
12 Q1 - 0,1Q12
+ 6 Q2 - 0,05Q22 -
90 - 2Q1 - 2Q2 12(40) - 0,1(40)2 + 6(20) - 0,05(20)2 -
90 - 2(40) - 2(20) 210 |
||
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 8
dan P2 = 5
Keuntungan : 210
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
|
Q |
= |
Q1 + Q2 |
|
||||
|
Q Q P |
= = = |
120 - 10P + 120 - 120P 240 - 30P 8 - 0,0333Q |
|
||||
|
TR |
= = = |
P*Q (8 - 0,333Q)(Q) 8Q - 0,0333Q2 |
|
||||
|
Π |
= = = |
TR - TC 8Q - 0,0333Q2
- (90 + 4Q) 8Q - 0,0333Q2
- 90 - 4Q |
|
||||
|
dΠ/dQ 0,0667Q Q |
= = = = |
8 - 0,0666Q - 4 4 4/0,0667 59,98 = 60 |
|
||||
|
d2Π/dQ |
= |
- 0,0667<0 => max |
|
||||
|
Qmax pada saat Q = 60 |
|
||||||
|
P |
= = = |
8 - 0,0333Q 8 - 0,0333(60) 6 |
|||||
|
Π |
= = = = |
8Q - 0,0333Q2
- 90 - 4Q 8(60) - 0,0333(60) 2 - 90 - 4(60) 480 - 119,88 - 90 - 240 30 |
|||||
3.
3. Jawab :
Proyek A
|
Probabilitas |
Hasil Investasi (Arus kas) |
Nilai yang diperkirakan |
Deviasi |
Deviasi 2 |
Probabilitas (P1) |
Deviasi 2 X Probabilitas |
|
0,30 0,40 0,30 |
4.000 5.000 6.000 |
1.200 2.000 1.800 |
- 1.000 0 1.000 |
1.000.000 0 1.000.000 |
0,30 0,40 0,30 |
300.000 0 300.000 |
|
|
|
5.000 |
|
|
Varian σ 2 |
600.000 |
|
|
|
|
|
Deviasi Standart σ = V σ 2 |
V600.000 = 774,59 |
|
Proyek B
|
Probabilitas |
Hasil Investasi (Arus kas) |
Nilai yang diperkirakan |
Deviasi |
Deviasi 2 |
Probabilitas (P1) |
Deviasi 2 X Probabilitas |
|
0,30 0,40 0,30 |
3.000 5.000 7.000 |
900 2.000 2.100 |
- 2.000 0 2.000 |
4.000.000 0 4.000.000 |
0,30 0,40 0,30 |
1.200.000 0 1.200.000 |
|
|
|
5.000 |
|
|
Varian σ 2 |
2.400.000 |
|
|
|
|
|
Deviasi Standart σ = V σ 2 |
V2.400.000 =1.549,9 |
|
Dari kedua proyek tersebut maka proyek
B lebih berisiko dibandingkan proyek A, maka dipilih proyek A
4. Jawab :
a.
|
NPV |
= = = = = |
t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co 700.000/(1+0,15)4 -
1.000.000 700.000 (2,8550) - 1.000.000 1.998.500 - 1.000.000 998.500 |
b.
jika nilai yang
sepadan adalah 500.000
|
α |
= = |
500.000/700.000 0,7 |
|
|
|
NPV |
= = = = = |
t=1Σ4αRt/(1+k)t - Co (0,7)700.000/(1+0,15)4 - 1.000.000 490.000 (2,8550)
- 1.000.000 1.398.950 - 1.000.000 398.950 |
||
5. Jawab :
NPV coba - coba dengan
diskon rate 28%
|
NPV |
= = = = = |
t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co 700.000/(1+0,28)4
- 1.000.000 700.000 (2,2410)
- 1.000.000 1.5688.700 - 1.000.000 568.700 |
|
|
r |
= = |
P1 - C1 (P2
- P1 / C2 - C1) => P=Diskon rate c=NPV 15 - 998.500 (13/ - 429.800) 15 - 998.500 ( - 0,000030) 15 + 30,20 45,20%
|
|
6. Jawab :
|
|
Tr max = 2.499.
π max = 2.331
Jika π =85, Q = -45 unit.
Penjelasan:
Ingat MR adalah fungsi turunan
pertama dari TR, begitu juga dengan MC adalah turunan pertama dari TC. Produk
(Q) maksimum terjadi saat MR = MC.
TR = P × Q
= (100 – Q) × Q = 100Q – Q²
MR = TR'
= 100 – 2Q
TC = 70 +
2Q
MC = TC'
= 2
MR= MC
100 – 2Q = 2
100 – 2 = 2Q
98 = 2Q
98/2 = Q ➡ Q = 49
Diperoleh produk (Q) maksimum
adalah 49 unit. Besarnya keuntungan maksimum (π) dapat dicari :
π = TR – TC
= (100Q – Q²) – (70 + 2Q)
= (100(49) – 49²) – (70 + 2(49))
= (4.900 – 2.401) – (70 + 98)
= 2.499 – 168
= 2.331
Keuntungan maksimum (π) adalah 2.331
Jika keuntungan
(π) = 85 maka Q :
π = TR – TC
85 = (100Q – Q²) – (70 + 2Q)
85 = 100Q – Q² – 70 – 2Q
85 + 70 =
100Q – 2Q – Q²
143 = 98Q – Q²
143 = Q(98 – Q)
Q = 143 dan 143 = 98 – Q
Q = 98 – 143 = -45
Karena laba maksimum diperoleh saat 49 unit, maka saat laba sebesar 85 diperoleh saat Q = -45 unit.
|
|
|
|
7.) Jawab
Pasar : pertemuan/tempat dimana penjual dan pembeli bertemu secara potensial
Struktur Pasar : adanya persaingan dimana penjual dan
pembeli berinteraksi
1. Pasar persaingan sempurna contoh :
bursa saham
Adalah bentuk pasar dimana:
a. Banyak terdapat pembeli dan penjual
suatu produk, masing - masing terlalu kecil untuk mempengaruhi suatu produk;
b. Produknya bersifat homogen;
c. Terdapat mobilitas sumber daya yang
sempurna;
d. Agen ekonomi memiliki pengetahuan yang
sempurna tentang kondisi pasar.
Cirinya :
-
Banyak penjual dalam satu produk
-
Harga ditentukan oleh konsumen
-
Barang bersifat homogen
-
Terdapat mobilitas sumber daya yang
sempurna
-
Mudah masuk pasar
2. Pasar monopoli
Adalah bentuk pasar dimana hanya
terdapat satu perusahaan yang yang menjual sebuah produk yang tidak memiliki
substitusi dekat. Perusahaan baru sangat sulit bahkan tidak mungkin masuk
kedalam industri ini.
Cirinya :
-
hanya terdapat satu perusahaan
-
sulit untuk masuk pasar
-
terjadi karena adanya sumber daya yang
tidak dimiliki perusahaan lain
3. Persaingan monopolistik
Mengacu pada kasus di mana terdapat
banyak penjual produk yang terdiferensiasi dan perusahaan - perusahaan cukup
mudah keluar dan masuk ke dalam industri jangka panjang.
Cirinya :
-
Banyak produk yang dijual
-
Mudah masuk pasar
-
Banyak penjual
4. Pasar oligopoli
Adalah kasus ketika terdapat sedikit
penjual sebuah produk yang homogen ataupun terdiferensiasi. Meskipun
kemungkinan selalu ada bagi perusahaan baru untuk masuk ke dalam industri ini,
untuk melakukannya tidaklah mudah
Cirinya :
-
Tidak terlalu banyak penjual tetapi
lebih dari satu perusahaan
- Mudah masuk pasar tidak semudah pasar persaingan sempurna
Diskriminasi Harga/Praktek penentuan harga
Diskriminasi
harga : mengacu pada penentuan harga yang berbeda - beda, pada kuantitas yang
berbeda pada sebuah produk, pada waktu yang berbeda untuk setiap pelanggan yang
berbeda, atau pasar yang berbeda, tetapi bukan berdasarkan perbedaan biaya.
Contoh :
1. Penentuan harga oleh perusahaan
telepon, tarif lebih tinggi pada jam - jam sibuk, tarif lebih tinggi untuk
bisnis daripada rumah tangga
2. penentuan harga oleh perusahaan energi
(PLN, PGN) harga rendah untuk rumah tangga, tinggi untuk kalangan bisnis.
3. penentuan harga menginap di hotel yang lebih murah untuk acara - acara rapat dsb.
Tiga kondisi
harus dipenuhi agar dapat menetapkan diskriminasi harga :
1. Perusahaan tersebut harus mempunyai
kemampuan mengendalikan harga produk.
2. Elastisitas harga permintaan produk
tersebut harus berbeda untuk jumlah produk yang berbeda, pada waktu yang
berbeda, untuk kelompok pelanggan yang berbeda atau pasar yan berbeda;
3. Jumlah produk atau jasa tersebut, kapan waktu digunakan atau dikonsumsi, dan kelompok pelanggan harus dapat dipisahkan.
Tiga jenis
diskriminasi :
1. Diskriminasi harga tingkat pertama :
berkaitan dengan penjualan setiap unit produk secara terpisah dan mengenakan
harga setinggi mungkin bagi setiap unit produk yang dijual
2. Diskriminasi harga tingkat kedua :
mengacu pada penentuan harga per unit yang sama untuk sejumlah atau
sekelompok produk tertentu yang dijual kepada setiap pelanggan, kemudian memberikan
harga yang lebih murah per unitnya untuk sejumlah atau sekelompok tambahan
produk tersebut;
3. Diskriminasi harga tingkat ketiga : mengacu pada penentuan harga yang berbeda - beda untuk produk yang sama dalam pasar yang berbeda, sehingga pendapatan marginal per unit terakhir yang dijual dalam setiap pasar sama dengan biaya marginal untuk menghasilkan produk tersebut
Sumber - sumber
biaya :
1. Sumber internal : dari laba ditahan
2. Sumber eksternal : dari kredit/pinjaman dan penjualan saham
Biaya utang (cost of debt) adalah pengembalian yang diminta pemberi pinjaman untuk pinjaman ang mereka berikan kepada perusahaan
Biaya modal ekuitas adalah tingkat pengembalian yang diminta pemegang saham agar mau berinvestasi dalam perusahaan.
Metode -
metode/model estimasi biaya modal :
1. Model : Suku bunga bebas risiko (rf)
plus premi risiko (rp) yaitu ke = rf
+ rp
2. Model Penilaian Dividen
3. Model Penetapan Harga Aset Modal (CAPM : Capital Asset Pricing Model )
Komentar
Posting Komentar